Saturday, November 21

Sekedar lalala..

Rindu kita adalah jurang tanpa jembatan. 
Usaha tanpa logika untuk saling menyebrang dan berpelukan hanya akan membuat hati remuk berdarah berserakan di kaki tebing.
Jauh diujung kenyataan tempat kita melepas sandal agar bisa bertelanjang kaki menyusuri khayalan.
khayalan yang terasa lembut di telapak kaki kita yang kapalan.

#omongopothoza..

Wednesday, August 19

Untuk apakah..

Kau itu aneh.
Orang lain akan melindungi hatinya dengan baik. Menjaganya di kotak aman dengan gembok dan gerendel besi kalo perlu. Menempatkannya di tempat yang tidak semua orang bisa menggapai.
Orang lain akan memilih menyerahkan hatinya pada orang yang istimewa. Perlu menguji dengan sayembara ato semacam tes hipotesa. Meyakinkan berkali-kali sebelum menyerahkan dengan rela.
Tapi, kau itu aneh.

Wednesday, January 28

Pasca Sarjana

Ini kelanjutan nasib kami, anak-anak muda penuh gairah yang telah berhasil merubah seragam biru telor asin itu dengan jubah megah toga kelulusan. Kemudian ditempa kesetiaannya akan instansi yang membuat kami menunggu setahun lebih..lebihnya setengah tahun. Yahh.. Meskipun mungkin kesetiaan kami itu hanya terikat rantai uang ganti rugi ratusan juta rupiah dan ketiadaan ijazah.
Beruntung sekali angkatan kami yang datang ke daerah saat kantor kabupaten itu sedang sibuk-sibuknya. Belum sempet leha-leha udah lari tunggang langgang dikejar-kejar garis kematian, deadline maksudnya. Sambutan selamat datang dari kepala provinsi saya saja bunyinya "di sini ga ada waktu buat diajarin ya.. Jadi langsung nyemplung belajar berenang sendiri". Jadilah kami, ibarat nyemplung air baru bisa ngambang doang kalo tahan nafas, belum sempat pemanasan, ga pake sepatu katak, belum ganti bikini, udah berjuang antara keselek dan kelelep.