Friday, December 30

Promosi


Ini ditulis sebagai ajang promosi buat adek-adek dari SMA kecil kecamatan saya, SMAN 1 Paciran. Yah, sebelumnya saya minta maaf karena tidak bisa datang langsung untuk promosi di tempat kejadian perkara (SMA kita bersama maksudnya), karena satu dan lain hal yang mungkin itu merupankan kesalahan saya. Perkenalkan, dulu di SMA saya dikenal dengan nama Roudlo, terakhir berada di kelas XII IPA 1, biasa duduk di bangku paling depan sebelah kanan deret kedua dari pintu masuk. Melangkah keluar dari SMA dengan menenteng ijazah pada tahun 2008 dan sekarang sedang berjuang menggaet ijazah Sarjana Sains Terapan di Jakarta. 
 
Tenang..tenang...

Saya bukan sales, tenang saja. Saya tidak sedang menawarkan produk kesehatan atau paket-paket kecantikan atau malah mempromosikan biar kalian jadi TKI ke Malaysia sehabis lulus dari SMA, tentu tidak. Makhluk yang saya promosikan di sini adalah almamater saya sendiri, sekarang ini. Mungkin beberapa udah ada yang tahu atau malah belum pernah dengar sama sekali?? Yah, tidak usah malu. Karena keeksklusifan almamater saya ini, dia jadi tidak terlalu terkenal memang. SEKOLAH TINGGI ILMU STATISTIK, itu namanya. Memang bukan nama sekeren Oxford, Harvard atau Princeton tetapi dengan berada di sini, kalian mungkin bisa berdiri di gerbang universitas keren itu suatu saat nanti. (berdiri di gerbangnya loh, tapi kuliahnya di universitas lain hehehe... atau masuk ke dalamnya tapi jadi OB hahaha...tapi tidak menutup kemungkinan untuk benar-benar menjadi mahasiswa di sana .. tidak menutup kemungkinan, hmmm.... Karena salah satu alasan saya berada di sini adalah harapan bahwa saya akan menjelajah negara Japan gratis plus akomodasi hehehe.. kok jadi curhat, tidak apa-apalah berbagi mimpi... meski pada akhirnya nanti saya hanya terdampar di Pulau Kallimantan dan bukannya terbahak-bahak di Pulau Kyushu.. hadeh..-___-“a).

Agar tidak terlalu panjang kita sepakat saja menyingkatnya menjadi STIS. Bagi yang benar-benar tidak dan/atau belum mengenal sama sekali nama tersebut, mari saya perkenalkan dari awal. STIS itu adalah salah satu dari sekian buah Perguruan Tinggi Kedinasan.. umm.. semacam STAN lah, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara tetapi beda bidang yang diterjuni. 
STIS itu merupakan tempat untuk mendidik calon-calon pegawai negeri yang bekerja di bawah naungan Badan Pusat Statistik. Ituloh, yang kerjanya nyensus, nyacah dan sodara-sodaranya. Akan tetapi bukan itu saja yang dikerjakan, dan juga bukan itu saja yang dipelajari di STIS ini. Terus yang perlu kalian tahu lagi itu prospek kerjanya. Kalian akan langsung diangkat sebagai pegawai negeri di lingkungan BPS (ga perlu cari kerja) dan harus bersedia ditempatkan di mana pun di seluruh penjuru negeri ini. Seenggaknya sampe level kabupaten dan untuk sekedar informasi, kabupaten di luar jawa terkadang lebih sepi dibanding kecamatan di Jawa. Tapi asyik loh, diberi kesempatan menjelajah pelosok Indonesia. Kalau kalian memiliki jiwa mengabdi ini adalah salah satu jalannya. Tapi kalau kalian lulus dari STIS dengan prestasi memuaskan kalian bisa ditempatkan di Jakarta. Biasanya prestasi memuaskan ini antara ranking 5-15 besar atau bagi mahasiswa dari luar Jawa akan diprioritaskan kembali ke daerahnya. Jangan sedih anak Jawa...

BPS itu selain nyensus juga melakukan survei bermacam-macam dan hampir selalu sibuk setiap bulan. Intinya BPS itu merangkum hampir semua data untuk Indonesia dari pengangguran, harga beras kopi cabe singkong rokok dan tetek bengek lainnya, inflasi, ekspor impor, industri, output, sektor ekonomi, PDRB, pariwisata jumlah kamar hotel mpe pesan dan kesan turis, telekomunikasi jumlah telepon ma hape dan sejenisnya, melakukan analisis-analisis untuk berbagai kebutuhan, mpe sensus sapi juga dilakonin. Intinya banyaklah, dan diitungnya itu ga tanggung-tanggung coy, di seluruh Indonesia kita tercinta.. NB: kalo ada istilah-istilah di atas yang tidak kalian mengerti, daftar langsung aja ke sini ntar juga tiba-tiba tau sendiri hehehe..

Kenapa saya ingin sekali menawarkan tempat ini sebagai pelabuhan dari pencarian kalian terhadap pendidikan pasca SMA?? Itu karena saya tahu kebanyakan dari Anda sekalian, siswa-siswa SMAN 1Paciran, tidaklah seberuntung beberapa anak lain yang mampu menempuh perguruan tinggi yang yah.. kau taulah.. biayanya. Dan di sini kalian tahu.. DI SINI ITU GRATISSSSSS.... dapat UANG lagi... serius??????????? SERIUS DONKKKK!!! Beneran?????? YA IYALAH!!!!Trust me, it’s work..  

Mulai tertarik?? Ukeh, sini tak ceritain enaknya dulu (menurut saya). Jika kalian berhasil masuk ke sini inilah yang kalian dapatkan. Kalau kalian tanya ke teman-teman saya apa enaknya sih di sini? mereka pasti bilang.. uang ID-nya dunk. Yup, di sini tiap bulan kalian akan mendapatkan jatah hidup (uang Ikatan Dinas) senilai Rp. 850.000,- dipotong 50 ribu untuk biaya wisuda kita nantinya. Kuliah ga usah bayar, tetapi buku masih beli sendiri. Kuliah pake seragam jadi ga usah bingung mikir baju apa, ato mesti punya baju minimal enam setel buat kuliah tiap hari. 
Ga perlu takut ada kekerasan kayak IPDN, di sini sama sekali ga ada, orang semua tinggal di kosan masing-masing, kakak tingkat nyubit adek tingkatnya aja ga berani. 
Ga usah khawatir kalian jadi  katrok sendiri di sini, karena pada awalnya kalian akan cupu-cupu bersama satu angkatan hahaha baru nanti akan berkembang menjadi pribadi yang lebih religius ada, tambah modis ada, lebih manusiawi ada atau bertahan dengan kekatrok’an sepanjang masa juga boleh. 
Lingkungan di sini sangat baik, kalian bisa ketemu penduduk semua wilayah Indonesia karena mahasiswa dari setiap propinsi itu ada, bahkan tahun ini ada tugas belajar dari Timor Leste. Tiap habis pulang kampung pasti semua bawa oleh-oleh dari seluruh penjuru NKRI nyam-nyam... toleransi budayanya, toleransi agamanya, semua siswa memiliki karakter yang rata-rata baik, hasil dari tes saringan masuk yang berlapis-lapis. Karena dibutuhkan orang-orang jujur untuk mengawal data dari awal hingga akhir dan menjadi informasi untuk pembangunan. 
Lingkungan sekitar juga baik dan bukan wilayah glamour ibu kota tetapi di belakang agak jauh ada pemukiman kumuh Ciliwung karena kampus ini berada di Jakarta Timur, jalan Otista (Otto Iskandardinata) raya dekat terminal Kampung Melayu. Akses kemana-mana gampang, dekat terminal dan dekat stasiun KA Jatinegara. Kakak tingkatnya juga ramah-ramah karena rasa sepenanggungan berada jauh dari kampung halaman dan bersama-sama mengarungi ibu kota.

Dilihat dari segi fasilitas juga kampus ini baru aja selesai dirombak setahun yang lalu. Terdiri dari tiga gedung, satu rektorat dua gedung kuliah campur ruang dosen. Lab. Komputer ada tiga plus wifi plus AC, tidak seperti lab. Komputer SMA kita yang sering tutup, tapi itu pas zaman saya sih hehe. Tiap orang punya akun dan password masing-masing. Ruang kelas dan auditorium megah. 
Dari sudut pandang skill para pengajar malah jangan diragukan lagi. Dosen-dosen master lulusan luar negeri siap mewariskan ilmu analisis data mereka kepada kalian semua, mulai dari yang baik, nyentrik mpe yang bikin support jantung juga menambah warna dunia perkuliahan kalian di sini. 
Sistim perkuliahan di sini adalah paket SKS, jadi sama persis seperti sistem di SMA, satu kelas bareng terus, jadwal udah diatur oleh kampus jadi ga perlu pontang-panting ngurus jadwal seperti di universitas lain. Ada tiga jurusan yang bisa kalian pilih di sini. Di tingkat dua kalian akan dipecah menjadi peminatan komputasi (yang tertarik ke program-program komputer ato TIK) dan peminatan statistik (selain komputasi lah pokoknya). Di tingkat tiga anak-anak peminatan statistik akan dibagi lagi menjadi peminatan statistik ekonomi (lbih berhubungan ke keuangan kayak PDB, Inflasi, Industri dll) dan peminatan statistik Kependudukan (menjelajah ranah sosial, mortalitas, fertilitas, migrasi dll). Yang keren lagi kita bisa ketemu konco-konco yang wow, sekumpulan juara olimpiade, pemenang siswa teladan dan berbagai ajang bergengsi di bidang pendidikan lainnya. 
Kalau ga bisa suatu mata kuliah tinggal cegat salah seorang di jalan dan gebukkin.. bukaan, tapi tanyain, jadi bisa deh. Saya bersyukur punya banyak teman dengan kombinasi pintar dan tidak pelit di sini hehe...

Kalau yang di atas itu sisi Yin, sekarang giliran sisi Yang-nya. Umm... biasalah, dunia kuliah yang bejibun tugasnya, materinya juga satu buku tebel satu semester bahasa inggris pula. Dan yang paling perlu diceritakan dan membuat saya kagum adalah saat ujian, UTS atau UAS, semua hening mengerjakan tanpa ada treakan-treakan atau bisik2 tetangga atau peredaran kertas jawaban. BENAR-BENAR TIDAK ADA. Jadi hasil dari UAS dan UTS adalah yang sesungguhnya kita pelajari  selama satu semester itu atau yang kita pelajari sejak malam ujian itu, hehe bagi yang masih hobi SKS(Sistem Kebut Semalam). 
Uang ID yang dijanjikan itu terkadang telat di awal tahun karena pergantian APBN, tapi tenang hal ini bisa diatasi dengan ngutang dulu ke kampus yang nanti akan dipotong dari uang ID kalian (temen2 kalo lagi pengen beli hp baru juga ngutang dulu, netbuk yang saya pake untuk mengetik note ini juga dibeli dari ngutang kampus hohoho). Dan lebih penting lagi, di sini diterapkan sistem Drop Out bagi siswa yang tidak memenuhi kualifikasi. Pada tingkat satu akan ada seleksi DO pada semester satu dan semester dua. Jika kalian sudah lolos dan naik tingkat dua maka kalian diberi kesempatan untuk tidak naik kelas satu kali dan jika gagal lagi maka kalian diharapkan untuk pergi.

Sekarang cara daftarnya,, dulu saya daftarnya harus pergi ke surabaya dulu ke kantor BPS propinsi tapi sekarang bisa lewat internet jadi lebih gampang. Biaya tesnya sekitar 225 ribu kalau tidak salah, yang boleh daftar ke sini Cuma bocah dari jurusan IPA dengan batas nilai UAN tertentu. Untuk lebih jelasnya liat dari situs resminya aja ya www.stis.ac.id karena setiap tahun ada perubahan dalam syarat dan cara pendaftaran. 
Tes tahap masuknya ada tiga lapis. Tes pertama tes tulis matematika, bahasa inggris ma pengetahuan umum yang berkaitan dengan ekonomi, sosial dan teknologi informasi (biasanya koperasi mahasiswa kami menjual buku latihan2 tahun lalu dan jawaban seharga 35 ribu). Setelah itu ada psikotes dan tes kesehatan. Tes kesehatan ini meliputi buta warna, paru-paru dan beberapa lainnya tetapi tidak terlalu ketat seperti taruna, biayanya sekitar 300 ribuan. Di tengah-tengah tenggat pengumuman tes juga ada beberapa tugas. 
Kalau sudah lulus yah SELAMAT... lakukan daftar ulang ke Jakarta dengan biaya 2,5 juta yang akan digunakan untuk keperluan kalian sendiri seperti membeli seragam dua setel, sepatu, badge dan berbagai keperluan lain. setelah itu.. selamat belajar... =))

Selain pemberitahuan, ini juga merupakan permohonan. Bagi kalian semua yang memang kurang beruntung seperti yang saya katakan di awal atau dengan kata lain yang bernasib sama seperti saya, tolong jangan lewatkan kesempatan emas ini... Untuk meraih pendidikan yang lebih baik. Tidak perlu membuat orang tua kalian berhutang ataupun menjual benda-benda peninggalan. Biaya yang saya keluarkan dulu Cuma daftar, tes kesehatan dan biaya daftar ulang ditambah ongkos transport keliling-keliling dan setelah itu GRATIS di sini kalian bisa kerja sambilan ngajar anak SD/SMP/SMA buat nambah biaya keperluan. Kalau memang kalian benar-benar tidak punya uang buat saja perjanjian dengan guru-guru SMA untuk membiayai kalian, nanti kalau sudah sukses kembalikan lagi hehehe... Karena jika kalian berhasil lolos di setiap tesnya maka kalian memang telah didesain untuk sanggup bertahan di almamater ini sampai kalian mengusung toga di kepala kalian, asal kalian tetap mau belajar dan berlatih meski terseok-seok sekalipun. Terus terang saja, kalian termasuk beruntung membaca note ini sehingga kalian tahu informasi tentang almamater ini. Tidak seperti saya yang benar-benar buta tentang STIS saat mendaftar, yang ada di otak saat itu hanyalah sekolah gratis dan ke jepang hahaha. Bahkan fakta bahwa statistik adalah mata kuliah momok di perguruan tinggi pun saya tidak tahu... ckckck. Tenang, seperti yang saya bilang tadi, jika berhasil masuk kalian punya banyak teman yang saling membantu berjuang untuk lulus bersama.

Cobalah peruntungan kalian di sini. jika butuh informasi lebih lanjut silahkan inbox ke FB saya “Eeza Fayza”. Yak,begitulah perkenalan dari saya yang mungkin lebih banyak curhatnya hehehe..


*buat temen-temen yang ditag tolong yak dikomen susah senangnya, ancur-amburadulnya di STIS ini biar adek-adek saya ngerti, jujur aja sekalian promosi nih...=))