Saturday, December 10

Soal Rumah Tangga.. *halah..


Seorang yang kukenal tiba-tiba bilang kalau dia sedang marah dengan suaminya. Dia dan suaminya pasangan muda, tak lama waktu berselang mereka menikah.  Dia tak akan kembali ke rumah kalo suaminya tak mencarinya. Kenapa ia marah? Suaminya berjanji mengajaknya jalan-jalan hari itu tetapi suaminya malah tidur.

Mungkin kalau anda bayangkan suami anda bergaya seperti Duta SO7 dan menyairkan
“bila kulelah tetaplah di sini, jangan tinggalkan aku sendiri
Bila kumarah biarkan kubersandar jangan kau pergi untuk menghindar”
Mungkin amuk masa di hati anda akan berkurang bahkan mungkin hilang.

Pikirkan apa yang bisa anda berikan pada suami, bukan apa yang suami berikan pada anda. Karena itulah yang selalu ibuku lakukan jika abaku marah. Ibu akan duduk diam di sana, menjahit seragamku yang sobek mungkin, atau meracik masakannya. Tetapi ibuku tidak pernah melarikan diri atau malah menantang berdiri. Dan itulah yang tertinggal di memoriku untuk kupelajari. Jika ia marah, tersenyumlah padanya maka ia akan berbuat sebaliknya saat anda tak lagi kuat menahan amarah.

Tapi bagi anda lelaki, anda pun haruslah menyadari kalau setiap istri selalu menanti anda mewujudkan janji meski ia tak pernah bertanya. Karena sang istri selalu percaya pada anda. Karena pada akhirnya nanti kalian akan duduk saling menemani di senja yang sepi dengan angin sepoi-sepoi, tersenyum menghitung nafas masing-masing, dan bersyukur telah menghabiskan nafas itu bersama-sama.


Yah,, untuk anda suamiku nanti (cieee.. padahal ga ada bayangan sama sekali hahaha). Saat saya lupa dan saya terpaksa marah, tolong ingatkan saya akan hal ini dengan tersenyum, karena saya percaya pada anda.

No comments:

Post a Comment