Jadi begini, udah sejak dulu gw pengen nyatet buku apa aja yang udah gw baca dan apa aja yang gw sukai dari buku yang gw baca itu.. Tapiii, yah namanya juga manusia, kita cuman bisa berencana dan realisasinya tuhan yang menentukan. Jika kemalasan memiliki passion yang lebih kuat, mau gimana lagi.. hehehe.. *sesat..
Nah, sekarang gw mau memulai untuk melakukan hal yang udah gw pengenin dari dulu itu. Jadi, zah.. lu masih inget udah baca apaan aja, mengingat sebagian besar buku yang lu baca itu buku pinjaman ato buku boleh nemu di gudang yang ga diketahui lagi riwayatnya setelah lu baca.. Smuga dengan ini bisa membantu lu memetakan otak lu yang kadang ga jelas kordinatnya itu, yak sip..
Di sini gw ga bakal nyritain tentang sinopsisnya, karena gw sendiri ga suka di kasih spoiler. Jadi kalo gw nanya "eh, buku ini bagus ga??", lu cukup bilang aja "bagus" ato "biasa" ato "keren beudh!!" itu sudah cukup ga perlu mpe meluber nyritain isi buku dari kata pengantar-daftar isi-mpe-epilognya.. itu benar-benar ga perlu...
Dan sebagai awal, buku pertama itu ya.. buku karangan TERE-lije yang judulnya Negeri Para Bedebah dan sekuelnya yaitu Negeri di Ujung Tanduk. Buku kedua baru selesai gw baca semingguan yang lalu, jadi detail ceritanya sendiri udah pada burem, sedangkan buku pertama udah ga kehitung hari lagi kapan gw baca, jadi lebih blur lagi =D
Tokoh utama dari buku ini adalah Thomas, seorang konsultan finansial, yang harus menyelamatkan satu bank yang mau collapse, karena melibatkan nama keluarganya. Sedangkan di buku kedua si Thomas ini buka satu bidang lagi yaitu konsultan politik dan harus menyelamatkan kliennya dari jeratan mafia hukum. Cerita terangkai apik dan dengan gaya bahasa yang gw suka *bagian yang paling gw suka dari Bang Tere emang bahasanya sih.. hehe
Baca buku Bang Tere yang satu ini itu kayak nonton pelm box office hollywood konspirasi macam Bourne Trilogy ato buku Dan Brown tapi settingnya di Indonesia *bagian kerennya. Ceritanya juga diambil dari kejadian asli di negara kita tercinta ini, di buku pertama settingnya adalah kasus Bank Century (yang menjelaskan bagaimana kasus ini bisa terjadi) dan di buku kedua settingnya adalah pemilihan presiden beberapa tahun yang akan datang. Banyak kemiripan yang gw rasain pas baca buku ini karena sepertinya pengarangnya emang sengaja hmmm.. misalnya saja:
- Nama klien yang harus diselamatkan di buku kedua berinisial JD, yang punya latar belakang seperti walikota Jakarta sekarang. Tapi tentang dia punya dua anak perempuan jadi lebih mirip Obama =D
- Asisten Thomas, Maggie, yang bisa melakukan segalanya jadi mirip seperti Tony Stark di Iron Man, sampai2 gw selalu menanti di akhir kalo si Thomas akan suka sama Maggie hahahaha..
- dan lain-lain wkwkwkwk..pan udah gw bilang ingatan gw burem kekekeke
Dua buku ini memang agak berbeda dengan buku-buku bang Tere sebelumnya yang selalu berisi filosofi hidup dan bagaimana manusia seharusnya hidup. Tapi di sini Bang Tere juga masih memasukkan filosofi kehidupan, tenang aja. Misalnya aja tentang Kaki Langit, tempat tokoh Thomas menempuh pendidikan. Kalau gw mikirnya, Kaki Langit itu bukan nama satu tempat saja, tapi lebih ke satu sistem. Siapa yang sejak kecil sudah dididik dengan kehidupan yang mandiri dan pernah bangkit dari satu kepedihan akan tumbuh menjadi orang yang tahu bagaimana susahnya hidup, tahu bagaimana menikmati hidup, tahu bagaimana mengambil kebijaksanaan hidup, terlepas dari dia sekolah di Kaki Langit atau tidak. yah, pada kenyataannya Kaki Langit juga belum tentu ada, mungkin ada tapi dengan nama yang lain, atau memang benar-benar ada..whateverlah..
Buku ini tampak lebih nyata dari segi latar belakang cerita, tapi jadi lebih mirip film pada akhirnya dan jadi banyak yang mustahil, tapi baca aja.. Setidaknya buku ini bikin kita lebih tahu apa yang sedang terjadi dengan bahasa yang lebih sederhana. Akan tetapi, buku ini tetaplah fiksi yang diilhami dari realita. Jadi ambilah apa yang bisa diambil dan manfaatkan.. sip-sip..
Kayak buku trilogi pulau buru punya pak Pramoedya Ananta Toer, settingnya nyata zaman penjajahan mpe merdeka tapi ceritanya fiktif . dan ini novel keren beudh!!! Ntar kalo aku udah baca aku critain ya, Za... Udah-udah.. bobok, udah ga sadar ini otak, nglantur kemana-mana..
.jpg)