Sunday, March 2

Suka

Dia berharap perasaannya akan seperti bunga matahari. Jatuh cinta pada matahari, menantinya tiap pagi hingga beberapa hari kemudian ia mati, seperti yang sudah-sudah.
Baginya semakin cepat perasaan itu mati akan semakin baik.

Kau pikir gampang apa membawa-bawa kenangan tentangmu selama ini??

Awalnya dia kira perasaan ini akan cepat pergi, seperti yang sebelumnya. Maka sejak kecil ia tak pernah takut pada rasa suka. Ia yakin mampu mengendalikan hatinya. Semua perasaan itu akan sama, ia akan datang dan lama-lama akan pudar. Tapi sekali ini ia salah perhitungan, jika suka kali ini akan pergi lalu kapan suka itu akan pergi? Suka yang ini betah sekali di hatinya. Sampai-sampai ia ragu kalau suka yang ini bisa memudar dan pergi. Jangan-jangan suka yang ini adalah abadi. Ia bingung.

No comments:

Post a Comment