Hari ini seperti potongan-potongan adegan dalam film yang tidak jelas apa maknanya..
Pagi dimulai dengan baik, secara membabi buta memakai seragam dan sepatu jam tujuh lebih delapan menit karena harus kuliah di gedung dua yang antrian liftnya bisa di samakan dengan antrian air bersih di musim kering, hingga membuatku terampil mengontrol nafas karena seringnya naik tangga ke lantai enam. tapi ternyata antrian liftnya tak seberapa, syukurlah... tapi rasanya tidak lega karena adegan membabi butaku sia-sia...
Harusnya aku glundung-glundung di kampus dari jam setengah delapan mpe jam enam malam, sesi full(123)+ksm kompre.. tapi sesi dua hilang, dosennya ga masuk. entah karena mogok ngajar karena kemarin penjelasannya kalah dengan game solitaire di otakku..(sapa suruh kelasnya di lab komputer,, teriak-teriak dah tu CPU).. atau memang ibunya ada sedang mengurus sesuatu.. padahal materinya bagus.. sesuatu yang menjadi bayangan masa depanku.. sistem informasi geografis... sudahlah,,. Mau mendiskusikan jodohku selama setahun tapi .. dosennya ngajar.. huft,,, akhirnya pulang..
Sebelum berangkat sesi tiga yang mulai setengah dua (lagi-lagi dengan terburu-buru soalnya pas jam satu lebih malah pengen boker padahal belon mandi..), dapat kabar ibu teman SMA meninggal.. yang terpikir adalah.. Ya Allah,, semoga berfoto dengan orang tua hamba dengan memakai toga adalah termasuk agenda dalam hidup hamba yang telah engkau gariskan. temanku sudah kehilangan ayahnya sejak SMA... dan aku hanya bisa bilang turut berduka cita..
Kuliah sesi tiga yang harusnya ulangan, satu kelas kompak bilang GA MAU... ga jadi,, syukurlah.. aku belum belajar...
Pasca sholat ashar ada adek tingkat kehilangan laptop di masjid pas lagi di charge dan ditinggal.. korban lagi..
Sesi empatnya ksm kompre sambil menatap senja Jakarta di sela gedung-gedung mewah .. Sejak tingkat satu di Jakarta yang artinya sudah tiga tahun yang lalu. masih ada saja kegiatan konstruksi gedung-gedung tinggi di area Jakarta bagian kota. Metropolis sungguh dinamis. Bayangkan berapa tanah dikeruk materialnya, gunung dibongkar tanahnya... dan banyak sumber dieksploitasi untuk kenyamanan manusia...
Pulang dan harusnya ngajar les kaka Satria,, habis sholat maghrib malah diajak ngobrol ma mbak-mbak Prudential (beneran..) dan di kasih promosi suruh jadi agen.... beneran bagus.. tapi saya tidak tertarik sebenarnya karena dipikiran adanya ngurus si jodoh setahun...
Ngajar dan pulang.. harusnya sekarang saya merancang proposal skripsi.. tapi jariku menuntun kursor berlari ke sini, masih setia dengan Sheila di daftar winamp... menikmati detik waktu yang mengantarkanku pada 25 november, awal dari percobaan keluar dari babak hidupku yang sekarang....