Thursday, November 17

'''

18 november 2011..

Apapun yang kau lakukan pada tanggal ini di tahun-tahun sebelumnya, yang jelas sekarang ...

mulai menulis proposal dengan BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM...
hamba ikhtiarkan ini Ya Allah, 
semoga Engkau ridho..
karena Engkau memberi yang terbaik dan yang mampu hamba pikul..

jadikan hamba termasuk hamba-Mu yang selalu bersyukur...

Tuesday, November 8

Semoga Kita Berjodoh...


Lagi ...

Aku tak bisa menghentikan tarikan ke atas otot ujung-ujung bibirku. Aku tersenyum sepanjang jalan seolah aku baru saja dapat jodoh yang amat ganteng. Dan, YA... Aku dapat jodoh yang ganteng... setidaknya dia menyahut sapaanku..

Kami bertemu di dunia maya..
dia tahu pasti bagaimana menarik perhatianku, ditambah takdir yang membuatku terseret masuk mendalami pribadinya, semakin masuk ke dalam... dan aku suka..

wahai calon jodoh setahunku..
semoga kita benar-benar berjodoh...


Monday, November 7

tik tok tik tok

Hari ini seperti potongan-potongan adegan dalam film yang tidak jelas apa maknanya..

Pagi dimulai dengan baik, secara membabi buta memakai seragam dan sepatu jam tujuh lebih delapan menit karena harus kuliah di gedung dua yang antrian liftnya bisa di samakan dengan antrian air bersih di musim kering, hingga membuatku terampil mengontrol nafas karena seringnya naik tangga ke lantai enam. tapi ternyata antrian liftnya tak seberapa, syukurlah... tapi rasanya tidak lega karena adegan membabi butaku sia-sia...

Harusnya aku glundung-glundung di kampus dari jam setengah delapan mpe jam enam malam, sesi full(123)+ksm kompre.. tapi sesi dua hilang, dosennya ga masuk. entah karena mogok ngajar karena kemarin penjelasannya kalah dengan game solitaire di otakku..(sapa suruh kelasnya di lab komputer,, teriak-teriak dah tu CPU).. atau memang ibunya ada sedang mengurus sesuatu.. padahal materinya bagus.. sesuatu yang menjadi bayangan masa depanku.. sistem informasi geografis... sudahlah,,. Mau mendiskusikan jodohku selama setahun tapi .. dosennya ngajar.. huft,,, akhirnya pulang..

Sebelum berangkat sesi tiga yang mulai setengah dua (lagi-lagi dengan terburu-buru soalnya pas jam satu lebih malah pengen boker padahal belon mandi..), dapat kabar ibu teman SMA meninggal.. yang terpikir adalah.. Ya Allah,, semoga berfoto dengan orang tua hamba dengan memakai toga adalah termasuk agenda dalam hidup hamba yang telah engkau gariskan. temanku sudah kehilangan ayahnya sejak SMA... dan aku hanya bisa bilang turut berduka cita..

Kuliah sesi tiga yang harusnya ulangan, satu kelas kompak bilang GA MAU... ga jadi,, syukurlah.. aku belum belajar... 
Pasca sholat ashar ada adek tingkat kehilangan laptop di masjid pas lagi di charge dan ditinggal.. korban lagi..

Sesi empatnya ksm kompre sambil menatap senja Jakarta di sela gedung-gedung mewah .. Sejak tingkat satu di Jakarta yang artinya sudah tiga tahun yang lalu. masih ada saja kegiatan konstruksi gedung-gedung tinggi di area Jakarta bagian kota. Metropolis sungguh dinamis. Bayangkan berapa tanah dikeruk materialnya, gunung dibongkar tanahnya... dan banyak sumber dieksploitasi untuk kenyamanan manusia...  

Pulang dan harusnya ngajar les kaka Satria,, habis sholat maghrib malah diajak ngobrol ma mbak-mbak Prudential (beneran..) dan di kasih promosi suruh jadi agen.... beneran bagus.. tapi saya tidak tertarik sebenarnya karena dipikiran adanya ngurus si jodoh setahun... 

Ngajar dan pulang.. harusnya sekarang saya merancang proposal skripsi.. tapi jariku menuntun kursor berlari ke sini, masih setia dengan Sheila di daftar winamp... menikmati detik waktu yang mengantarkanku pada 25 november, awal dari percobaan keluar dari babak hidupku yang sekarang....

Sunday, November 6

Idul Adha lalala


kenyaaaaangggg....
Alhamdulillah,,
Setidaknya hari raya Idul Adha yang ini masih makan daging, meski tidak melimpah ruah mpe muntah-muntah macam di desa tercintah... hehehe
soalnya hampir aja anak sekosan pada rindu akan belaian daging di lidah mereka, apalagi para bocah baru yang baru mengecap pedihnya tanah perantauan. Alkisah, kosan kita emang ga pernah dapat  daging kambing tahun sebelum-sebelumnya,, tahun pertama ngekos di Humay, bapak kos motong kambing kurbannya di halaman samping kosan, jadi amanlah kita dimasakin nasi kebuli tetangga yang dapat jatah. Ga perlu mikir tinggal makan. Tahun kedua, aku minta kakak pertamaku karena katanya daging kurban di tempatnya mangkal banyak. Dapatlah masyarakat kosan menikamti daging sapi yang saat itu di masak bumbu rica-rica oleh nona Lusi yang syukurlah saya lupa rasanya... hhohoho..
Nah, hari besarnya para sedulur shaun the sheep dan sebangsanya ini, kami-anak kosan Humay featuring mbak Elen [mbaknya nona berinisial R], sholat id di halaman depan kampus.. ada fotonya ini, tapi uplod'e iku loh lambreta sangak...yo wes ra usah ae..
karena dalam perjalanan para pengusaha warteg menutup bisnisnya, jadilah pagi bahagia itu harus saya buka dengan menu telur dadar lipat (telur dadar biasa aja seh, tapi pas nggoreng dilipat dua biar lebih empuk..hehe). sungguh malang sebenernya,,  harusnya sekarang ibuk masak enak di rumah, meski cuman sop ato soto ato rawon.. kalo ibuk yang ngulek bumbu dan lain-lain pasti maknyusss..
sudahlah..
Dan hari itu kami berharap dari kakak pertama saya.. lagi.. seperti tahun sebelumnya..
tapi,, tapi,, tapi,,
ternyata daging kurban di lokasi kakak pertama saya, tidak sebanyak tahun lalu.. alhasil, jadilah kami meraung-raung meratapi nasib tak memakan, manggigit bahkan tak menjilati daging di hari melimpahnya sumber protein tersebut.. T_T. padahal sudah beli bumbu macam-macam di kala harga sedang mahal sebab tukang sayur di pasar yang mendapatkan hak monopoli karena penjual lain meliburkan diri, menaikkan harga semaunya..
tetapi, eh tetapi lagi... pasca sholat ashar yang galau karena kabar hilangnya kesempatan kami makan daging, Allah mengirimkan rejekinya melalui seorang nyonya yan gmengantarkan dua bungkus daging kambing+jeroan(organ pencernaan).. Wah!!!! jadilah kami memasak sesorean,, sayur sop dan goreng daging crispy spicy dengan topping sambal kecap pedes gilaakk.. mpe bibir nyonyor kalo kebanyakan,, (ini juga ada foto-fotonya)..
dan akhirnya makan malam bersama kami di hari kurban ini terlewati dengan menyenangkan dan mengenyangkan.. hmmm...
kii saatnya kembali ke realita,, kuis besok dan sesi satu mpe empat, terus ngajar... 
Laahaula walaa quwwata illa billahil'aliyyil'adhiim... mudahkan dan lancarkanlah setiap hal yang hamba temui Ya Allah!!
pada-Mu lah hamba menyembah dan pada-Mu lah hamba meminta pertolongan.... AAmiinn!!

Saturday, November 5

Lagi-lagi..

Pagi-pagi subuh ada orang gedor-gedor pintu cariin nona berinisial R. Padahal nona berinisial R-nya lagi nginep di rumah ayang cos besoknya mau jadi pendamping wisuda. Ternyata mbak yang gedor-gedor pintu itu adalah kerabatnya nona berinisial R yang ngekos tak jauh dari kosan kami.. dan faktor utama yang membuat mbak-nya datang pagi-pagi ke kosan kami adalah karena mbaknya baru saja jadi korban kemalingan dini hari itu. 

Pencurian di Jakarta emang sadis banget. Anak-anak kampus kelabu ini juga udah ga kaget kalo ada satu kosan yang kehilangan laptop, hape, dompet dan barang berharga lain. Malingnya juga emang udah niat nyuri mpe mbobol cendela bahkan dicurigai menggunakan modus penyirepan atau suatu ilmu ghaib yang dapat membuat anda tretidur dan tida sadar kalo sedang kecurian,, seolah-olah anda tidur terlelap. Pernah terjadi di kosan cowok, ditinggal sholat jum'at empat laptop dan tujuh hape raib+pintu di bobol. ada juga kemalingan saat ditinggal nonton futsal rame-rame sekosan,, bener-bener deh. Padahal tugas kuliah dikerjakannya di laptop itu. Pernah juga kakak tingkat mau sidang skripsi laptopnya kemalingan, akhirnya mbuat ulang dari awal dibantu teman-temannya yang solid. Ada juga mbak-mbak yang kena trauma psikis karena pada suatu pagi dia terbangun dengan satu wajah lelaki asing di depan wajahnya di dalam kamarnya dan meminta benda berharganya...

kosan kami juga pernah kemalingan, empat hape yang ilang padahal hapenya ada di samping kami pas kami tidur dan kami tidur rame-rame lantai atas karena lantai bawah kebanjiran. mantap kan malingnya, atau emang mantep kaminya pas tidur.. 
minggu ini juga ada lagi sekitar empat laptop ilang plus sepeda motor,,, huft.. .Terus kabar kosan teman yang dimasuki cowok tak dikenal padahal udah dikunci dan ditinggal cuman bentar laptop ilang dan kamar kekunci kayak awal. maling jakarta emang asoy geboy dah..

masalahnya adalah, anggota mahasiswa kampus ini seolah-olah udah jadi target empuk berbagai biang pencurian karena kami kuliahnya dibayar dan tahu bayarannya cukup lumayan. Pola hidup teman-teman sekarang yang masih dapat jatah dari rumah juga terkadang wah dan mewah. Saya rasa itu cukup memancing para pencuri untuk meminta rezeki. Kalo yang kehilangan masih punya tabungan untuk hidup sih tidak masalah, tapi bagaimana kalau yang kecurian itu yang kurang mampu dalam hal finansial.. pasti dia berasa sial.. yay, memang sih Allah ga bakal ngasih kalo makhluknya ga kuat, tapi tiap kehilangan pasti menyisakan sesuatu bahkan saat kita sudah ikhlas...

S0, 
lebih waspada...
lebih ati-ati..
jaga hp mini baik-baik,,
jangan lupa kunci pintu..
peringatkan orang-orang sekitar..
perbaiki hubungan dengan masayarakat sekitar, karena beliau-beliaulah yang akan membantu karena di sini kita adalah tamu...
banyak berdoa, banyak shodaqoh..
Ya Allah...

25 n0vember

Tanggal 25 November itulah yang lama dinanti tapi tak ingin cepat datang,,
Dan aku terlambat mengetahuinya, entah harus menyalahkan siapa.. diri sendirikah atau memang beginilah nasibnya... yang jelas beginilah nasibnya.

Aku hari ini benar-benar tak terurus...

Bangun jam delapan setelah tidur jam lima pagi..

Rambut tak disisir dua hari..

Perut mules tiap dua jam sekali..

Pakai anting-anting tak sepasang bagian kanan dan kiri.. anting-antingku yang seharga lima ribu yang kata Mira mirip punyanya personil taring babi yang biasa nongkrong di telinga sebelah kanan HILANG.. jadinya biar lubang anting telinga kananku tak menciut dan menghilang (seperti kata ibu), ku pakai saja anting emas yang sejak MTs ku pakai dan sudah tidak berwarna emas lagi di telinga kanan, dan yang kiri masih anting hitam mirip punya anggota taring babi seharga lima ribuan karena entah kapan aku sempat ke toko seberang jalan untuk membelinya lagi. Itupun kalo masih ada..

Tapi aku bersyukur karena Allah memberiku ketenangan.. bukan panik, bukan galau, tapi tenang

Tenang

Tenang

Tenang
...

*ditulis di tengah kejenuhan menerjemahkan kitab MULTIVARIAT halaman 77 sampai 83, setelah begadang semalaman mengerjakan ondel2 faces tugas MULTIVARIAT juga, karena baru ada sense mengerjakan pukul sepuluh malam padahal belum cari data. Hari ini puasa Arafah, besok tiga kali hari raya Qurban tidak makan sate di rumah... rumah pasti sepi...
Hp miniku sayang, temani aku ya... terima kasih sudah bekerja sangat keras bersamaku selama ini,,

Lancarkan tahun ini ya Rahmaan Ya Rahiim...

Setahun untuk pembantaian satu jam saja dan kebahagiaan saat wisuda,,,

Demi ibuk dan aba..
dan setiap do'a yang mengiringi saya ke Jakarta...

Thursday, November 3

demi


Tak banyak yang tahu saya bisa menangis..
Tak banyak yang tahu saya bisa bermuka sedih..
Tak banyak yang tahu saya menanggung rindu...

Ku izinkan kau menangis malam ini asal esok pagi kau tersenyum menyambut mentari. Kuizinkan kau bersedih malam ini asal esok pagi kau tertawa lagi. Kuizinkan kau merindui malam ini asal esok pagi kau tak lupa berjuang lagi..

demi ibuk yang membawakanmu kue japit tiap pulang dari pasar,
demi abah yang memboncengmu jalan-jalan di belakang sepedanya,
dulu...
saat ayunan masih tergantung di pohon depan rumah...