Tak banyak yang tahu saya bisa menangis..
Tak banyak yang tahu saya bisa bermuka sedih..
Tak banyak yang tahu saya menanggung rindu...
Ku izinkan kau menangis malam ini asal esok pagi kau tersenyum menyambut
mentari. Kuizinkan kau bersedih malam ini asal esok pagi kau tertawa lagi. Kuizinkan
kau merindui malam ini asal esok pagi kau tak lupa berjuang lagi..
demi ibuk yang membawakanmu kue japit tiap pulang dari pasar,
demi abah yang memboncengmu jalan-jalan di belakang sepedanya,
dulu...
saat ayunan masih tergantung di pohon depan rumah...
No comments:
Post a Comment