Sunday, November 6

Idul Adha lalala


kenyaaaaangggg....
Alhamdulillah,,
Setidaknya hari raya Idul Adha yang ini masih makan daging, meski tidak melimpah ruah mpe muntah-muntah macam di desa tercintah... hehehe
soalnya hampir aja anak sekosan pada rindu akan belaian daging di lidah mereka, apalagi para bocah baru yang baru mengecap pedihnya tanah perantauan. Alkisah, kosan kita emang ga pernah dapat  daging kambing tahun sebelum-sebelumnya,, tahun pertama ngekos di Humay, bapak kos motong kambing kurbannya di halaman samping kosan, jadi amanlah kita dimasakin nasi kebuli tetangga yang dapat jatah. Ga perlu mikir tinggal makan. Tahun kedua, aku minta kakak pertamaku karena katanya daging kurban di tempatnya mangkal banyak. Dapatlah masyarakat kosan menikamti daging sapi yang saat itu di masak bumbu rica-rica oleh nona Lusi yang syukurlah saya lupa rasanya... hhohoho..
Nah, hari besarnya para sedulur shaun the sheep dan sebangsanya ini, kami-anak kosan Humay featuring mbak Elen [mbaknya nona berinisial R], sholat id di halaman depan kampus.. ada fotonya ini, tapi uplod'e iku loh lambreta sangak...yo wes ra usah ae..
karena dalam perjalanan para pengusaha warteg menutup bisnisnya, jadilah pagi bahagia itu harus saya buka dengan menu telur dadar lipat (telur dadar biasa aja seh, tapi pas nggoreng dilipat dua biar lebih empuk..hehe). sungguh malang sebenernya,,  harusnya sekarang ibuk masak enak di rumah, meski cuman sop ato soto ato rawon.. kalo ibuk yang ngulek bumbu dan lain-lain pasti maknyusss..
sudahlah..
Dan hari itu kami berharap dari kakak pertama saya.. lagi.. seperti tahun sebelumnya..
tapi,, tapi,, tapi,,
ternyata daging kurban di lokasi kakak pertama saya, tidak sebanyak tahun lalu.. alhasil, jadilah kami meraung-raung meratapi nasib tak memakan, manggigit bahkan tak menjilati daging di hari melimpahnya sumber protein tersebut.. T_T. padahal sudah beli bumbu macam-macam di kala harga sedang mahal sebab tukang sayur di pasar yang mendapatkan hak monopoli karena penjual lain meliburkan diri, menaikkan harga semaunya..
tetapi, eh tetapi lagi... pasca sholat ashar yang galau karena kabar hilangnya kesempatan kami makan daging, Allah mengirimkan rejekinya melalui seorang nyonya yan gmengantarkan dua bungkus daging kambing+jeroan(organ pencernaan).. Wah!!!! jadilah kami memasak sesorean,, sayur sop dan goreng daging crispy spicy dengan topping sambal kecap pedes gilaakk.. mpe bibir nyonyor kalo kebanyakan,, (ini juga ada foto-fotonya)..
dan akhirnya makan malam bersama kami di hari kurban ini terlewati dengan menyenangkan dan mengenyangkan.. hmmm...
kii saatnya kembali ke realita,, kuis besok dan sesi satu mpe empat, terus ngajar... 
Laahaula walaa quwwata illa billahil'aliyyil'adhiim... mudahkan dan lancarkanlah setiap hal yang hamba temui Ya Allah!!
pada-Mu lah hamba menyembah dan pada-Mu lah hamba meminta pertolongan.... AAmiinn!!

No comments:

Post a Comment