Tapi ini serius loh, jaman aku kecil itu ibuk suka makein baju princess2 gitu, yang rok lebar, yang pita-pita, yang pink, yang blink-blink dan semacamnya. Maklumlah ya,, aku adalah anak perempuan pertama setelah kedua kakakku yang lelaki. Aku juga suka mainin riasan, terutama rambut.. ya dikepang tiga, ya diikat ekor kuda, ya diapain ajalah. Dulu itu kan banyak acara musik anak-anak yang bisa jadi panutan bagi aku kecil untuk mengolah model rambut. Hmm.. Aku jadi heran sejak kapan aku jadi lebih nyaman pake baju kasual maskulin daripada baju-baju unyu milik kaum feminim.
Umm,, ini sebenarnya ga ada kaitannya dengan betapa manisnya aku di masa lampau *preeett..
Tentang "aku peri" di sini itu bukan mau mengambil sisi peri yang berbaju cemerlang, atau peri yang punya tongkat dengan ujung bintang (aku lebih suka tongkat biksu yang kayak kemoceng di pelm yoko atau tongkat pemukul anjing milik bocah tua nakal hehe). Yang mau diambil di sini adalah tentang baiknya ibu peri yang membantumu menyelesaikan pekerjaanmu yang tak sanggup kau kerjakan. hmmm..
Mungkin emang dasarnya aku baik kali ya hehe,, atau karena kasih sayang ibuku yang sungguh bejibun untuk ditampung, muncul keinginan untuk selalu membuat ibuku itu senang. Karena ibuku itu sudah susah payah mengurus semuanya tanpa libur atau dapat cuti bersama. Sedang aku?? Mainnya yang tanpa cuti.
No comments:
Post a Comment