Monday, March 12

Sudut Pandang Seorang Dia (mungkin)

Karena aku juga bingung, Nona manis.. andai kau tahu..
Begitu mudah bagi orang lain untuk sekedar menyapa secara biasa, tapi tidak bagiku dalam menyapamu. Butuh bermenit-menit untuk memutuskan dan membuat otot jantungku bergerak cepat dua kali lipat, memanipulasi diri agar nada bicaraku tak bergetar dan terdengar biasa tanpa mengundang curiga, darimu atau dari manusia lainnya. Meski bagian lain diriku sangat ingin agar kau tahu apa yang terjadi, tetapi mekanisme perlindungan diriku sangat ingin menyembunyikan segalanya karena dia tahu mentalku belum siap untuk menanggung segala kemungkinan yang akan terjadi kalau mulut ini membicarakan apa yang ada di hati dan ditujukan pada telingamu, dan pada hatimu...

Aku tahu akulah yang harus bertindak pertama, nona manis... karena aku lelaki. Aku tahu kau sedang menunggu, nona manis.. tetapi aku tak tahu apakah yang kau tunggu itu adalah aku. Katakanlah sesuatu, nona manis.. karena aku tak bisa bedakan apakah itu isyarat darimu ataukah aku yang terlalu kege-eran. Apakah itu senyum cerahmu atau hanya efek silau mentari pagi di mataku. Apakah itu renyah tawamu mendengarkan leluconku ataukah sifat humormu yang memang menganggap itu lucu. aku bingung... 


Tetaplah menunggu, nona manis.. sejenak lagi hingga hati dan otak ini berani mengatakan tepat di hadapanmu, dengan bola mataku berhadapan tepat dengan bola matamu.. bahwa.. dirimulah yang ada dalam ingatan saat berdo'a meski aku tak berani menyebut nama dengan suara, dirimulah nama pertama yang kucari di daftar online facebook-ku setiap waktu untuk sekedar tahu kalau garis hidup kita masih saling bersentuh, dirimulah alasan kenapa aku membantumu dan bukan alasan kemanusiaan itu,  karenamulah setiap bagian diriku mulai mencari keberaniannya. Untuk itu, nona manis... tetaplah menunggu dan jangan biarkan aku melewatkanmu...


Kepada sobat manis dalam penantian, hehehe.. yah ini diilhami dari anda yang galau dan sama-sama tak tahu apa yang Allah rencanakan. Ini hanya salah satu sudut pandang dan masih banyak kemungkinan, berdoa saja.. Dia penulis skenario terbaik sepanjang masa...=) 




2 comments:

  1. ecieh..
    nona manis, ak tau km ga pernah absen tengok2 wall aku,stalking ga jelas kan.. wohoo.. :p

    ReplyDelete
  2. yak... kege-eran dia sodara-sodara...
    aku ra iso mbukak FB mbak.. dari sumber yang lain dunk yang lebih terpercaya...(orangnya sendiri..kekekeke..)

    ReplyDelete